Pages

Thursday, August 29, 2013

Lebah :)

Sesungguhnya aku juga tak pernah berharap akan seperti ini. Menjadi belalang di antara lebah serta bunga-bunganya. Termasuk menjadi belalang diantara lebah, kau, dan satu bunga yang selalu kau hinggapi, dia. Dan juga bunga-bungamu yang lain.
Aku juga tak mengerti bagaimana caranya aku berpaling dari cinta lama, seekor Raja Kupu yang sudah kucinta selama berabad-abad tanpa lelah. Walaupun ya, kau tahu sendiri bagaimana cara seorang Raja mencintai. Jika di dongeng yang lain seorang Raja mungkin mungkin saja jatuh hati pada seorang jelata, khusus di dongeng yang satu ini, dia tak bisa diharapkan olehmu yang hanya rakyat jelata, belalang misalnya.

Sekali lagi, aku hanya seekor belalang. Dia tak pernah berusaha melupakan Raja Kupu, hanya saja semua menghambar dengan sendirinya. Digantikan dengan perasaan yang semilir, bagaikan angin yang berhembus bebas di alam, setiap kau terbang tak jauh dariku, walau tak pernah mampir. Entah mengapa kau terlihat lebih... ah sudahlah.

Namun, aku hanya seekor belalang. Yang tak cukup berani memasukkan lebah ke dalam dongeng yang ku buat. Karena ada bunga-bunga lain yang juga masih setia menunggumu. Aku tak berani melanjutkan perasaanku padamu. Tak berani.

Friday, July 26, 2013

Bieroekrasie

Saat aku berpikiran bahwa satu-satunya jalan untuk memperbaiki apa yang sudah rusak pada sistem ini, yaitu memperbaiki birokrasinya, aku bisa berpikir lebih optimis.

Ketika mendengar bahwa memang benar terkadang terkadang hal-hal sepele yang sering tidak dianggap orang-orang itu adalah justru hal yang berpengaruh sangat besar.
Aku berikan contoh B.M Diah. Ada yang tahu B.M Diah itu siapa? Dia adalah wartawan yang dulu memungut naskah proklamasi asli yang ditulis oleh Soekarno. Naskah proklamasi asli yang dulu ditulis oleh Soekarno itu diketik oleh Sayuti Melik dan dia buang begitu saja. Makanya ada beberapa bagian yang berbeda di naskah asli tulisan Soekarno dan yang sudah diketik oleh Sayuti Melik. 
Yaitu ini :

Ini tulisan tangan Sokearno, perhatikan baik-baik

Ini yang diketik oleh Sayuti Melik, ada kan bedanya?

Oke. Saya jabarkan perbedaannya. Pertama, pada naskah Soekarno ejaan tempoh, sedangkan di Sayuti Melik memakai ejaan tempo. Kedua, ketika Soekarno menggunakan kata-kata Wakil-Wakil Bangsa Indonesia, sementara Sayuti Melik memilih untuk mengetik Atas Nama Bangsa Indonesia. Boleh diperhatikan penulisan tanggal pada kedua teks proklamasi di atas. Soekarno menulis Djakarta, 17-08-'05 tetapi Sayuti Melik mengetik Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05. Dan perbedaan yang paling terlihat yaitu, Soekarno belum membubuhkan tanda tangan akan tetapi pada naskah Sayuti Melik itu sudah dibubuhkan tanda tangan Soekarno dan Mohammad Hatta.
Yah. Seperti itulah..
.
Saya hanya berpikir, seandainya B.M Diah tidak memungut kertas proklamasi Soekarno entahlah saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Apakah anak cucu Sayuti Melik kemudian tidak akan mengeklaim bahwa teks proklamasi itu Sayuti yang menyusun, bila tidak ditemukan bukti otentiknya? Bisa saja. Karena itu B.M Diah adalah tokoh yang sangat penting menurut saya. Dia yang meluruskan sebelum terjadi perselisihan mengenai teks proklamasi itu antara Sayuti Melik dan Soekarno.
B.M Diah yang menemukan dan menyelematkan satu fakta sejarah, yang mungkin fatal bila fakta ini berbalik arah. Andai saja, andaiiii saja, naskah proklamasi asli tulisan Soekarno itu tidak ditemukan, pasti sejarah akan terbolak-balik sampai sekarang. Pasti.
Tetapi oleh orang-orang, B.M Diah itu tidak terlihat. Jangankan ditanya apa jasanya. Ditanya siapa B.M Diah aja mungkin dua dari sepuluh orang Indonesia yang bisa menjawab. Terlihat kecil memang jasanya. Tapi itu yang justru berpengaruh.

Dan itu yang saat ini akan saya lakukan.
Yang saya perbuat ini memang kecil dan terlihat tidak menghasilkan apa-apa. Tapi jangan salah, saya bergerak di balik layar. Tak apa kalau saya dianggap tidak beguna dan tidak menghasilkan apa-apa. Saya berani jamin, jika buah  pikiran saya ini berhasil... tahun berikutnya DEWA akan bergerak jauh lebih hebat dari angkatan-angkatan sebelumnya. Amiin :)

Saturday, June 29, 2013

To Love You More


Take me back in the arms I love 
Need me like you did before 
Touch me once again 
And remember when 
There was no one that you wanted more 

Don't go you know you will break my heart 
She won't love you like I will 
I'm the one who'll stay 
When she walks away 
And you know I'll be standing here still 


I'll be waiting for you 
Here inside my heart 
I'm the one who wants to love you more 
You will see I can give you 
Everything you need 
Let me be the one to love you more 


See me as if you never knew 
Hold me so you can't let go 
Just believe in me 
I will make you see 
All the things that your heart needs to know 


I'll be waiting for you 
Here inside my heart 
I'm the one who wants to love you more 
You will see I can give you 
Everything you need 
Let me be the one to love you more 


And some way all the love that we had can be saved 
Whatever it takes we'll find a way 


I'll be waiting for you 
Here inside my heart 
I'm the one who wants to love you more 
You will see I can give you 
Everything you need 
Let me be the one to love you more


Celine Dion-To Love You More

Saturday, June 15, 2013

Bayang-Bayang

“Waktu berjalan ke barat di waktu pagi hari matahari mengikutiku di belakang.
Aku berjalan mengikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan.
Aku dan matahari tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang telah menciptakan bayang-bayang,
aku dan bayang-bayang tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang harus berjalan di depan.” 

Wednesday, February 6, 2013

Rawr

Suddenly I miss someone who never come to me again. Someone who impossible to meet me now. And it's so hurts you know. So huuurts :(

In my mind, I also want to kiss your hand like my other friends do with her/his mother before she/he going to school. Really :'(
I also want to hug you like my other friends hug her/his mother when they go home before holiday and do like that again when they will back to the dormitory.
I also want to call you like my other friends call her/his mother when she/he feel bored in the boarding and miss their mother.
I also want to tell my beautiful story to you like my other friends tell her/his experience in their school, organization, or else.

It's so hurts.
How are you there?
I can't do all what I'm going to do.

But, my prayer for you is never broken. Every night, every morning, everyday, every time. I hope you be better there. Allah bless you mom. And the last all the world know about it, I love love love love youuuu <3

Aku Tak Ingin Memelihara Rasa Sesal

Teruntuk angin atau entah siapa yang rentan akan menelan seonggok rasa sesal yang sering kau sebut dalam serentet kata pembentuk cerita

Aku tak ingin memelihara rasa sesal karena runtutan ceritamu sebenarnya ada tanganku, yang sebenarnya selalu kau genggam dengan kuat, cengkeraman yang membuat seluruh kupu-kupu di dunia ini hinggap di hatiku. Bersorak sorai pesta ria. Mengalahkan meriahnya seluruh pesta yang pernah ada di dunia

Aku tak ingin memelihara rasa sesal karena runtutan ceritamu sebenarnya ada aku, yang sebenarnya kau peluk hangat. Kehangatan yang membuat seluruh tubuh ini nyaman. Mengalahkan pakaian tebal semahal apapun yang dijual saat musim dingin tiba.

Aku tak ingin memelihara rasa sesal karena runtutan ceritamu sebenarnya ada ocehanku, yang sebenarnya setia kau dengarkan. Kesetiaan yang membuat seluruh hati ini luluh. Mengalahkan kesetiaan romeo terhadap julietnya.

Aku tak pernah ingin sadar karena runtutan ceritamu sebenarnya tidak ada aku, yang sebenarnya aku tidak pernah kau perlakukan hal yang sama dengan semua yang ada di dalam -entah apa- itu, mungkin hanya bayang-bayang, mungkin hanya angin saja. Sampai aku tidak bisa menyebutkannya.

I hope you will will wiiiiiill be better better better there, and all of the world know that I'm really really miss you. Miss you miss you miss youuuu miss youu miss youuuuuuuuu :'(

I love you, my lovely mom that I never had :'(

Wednesday, January 9, 2013

Kamu Masih Istimewa

Kemarin aku menemuimu
Dengan salah satu tanganku yang ditarik
Dengan degup degup yang seperti biasanya,
Iya, seperti biasa ketika aku bertemu kamu

Kata katamu mengalir begitu saja
Membuat suara suara lagi bergemuruh

Aku malu,
melihatmu rapi, sementara aku tertekuk tekuk

Kata katamu masih bergemuruh
Mengalir masuk ke daun telingaku
Aku menyimakmu seksama, mendengar pelan pelan
Tak inigin melewatkan satu hurufpun
Tak ingin kau cepat selesai berkata kata

Matamu masih seperti itu
Menerejang masuk sembarangan, sampai dasar
Sampai aku tak pernah lupa caramu melirik

Aku berkata kata juga, walau terbata-bata
Sampai detik ini, kamu masih istimewa